Foto: Kontan.id, ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo

LaporCovid-19 mengkritik rencana pemberian vaksin dosis ketiga kepada guru dan tenaga pendidik oleh Pemerintah Kota Bekasi. Hal ini dikhawatirkan menjadi preseden buruk pemberian vaksin di Indonesia.

Mereka menganggap rencana pemberian vaksin dosis ketiga ini melangkahi instruksi Kementerian Kesehatan tentang ketentuan pemberian dosis vaksin ketiga. Tindakan ini dapat memicu kesenjangan akses terhadap vaksin Covid-19 sehingga melanggar prinsip kesetaraan dan  keadilan bagi pemberian vaksin bagi warga.

LaporCovid-19 mencatat capaian vaksinasi di Kota Bekasi per 4 Oktober 2021 baru 66,39% untuk dosis pertama dan 46,15% untuk dosis kedua. Vaksinasi untuk lansia di Kota Bekasi juga masih rendah, yakni 41,78 % untuk dosis pertama dan dosis kedua 31,35%. 

“Seharusnya, Pemerintah Kota Bekasi dapat memprioritaskan pemberian vaksin dosis ketiga tersebut kepada lansia yang belum mendapatkan vaksin dosis pertama maupun dosis kedua,” tulis LaporCovid dalam press release-nya.

Selain itu, tingkat vaksinasi di sekitar Kabupaten Bekasi juga masih terbilang rendah. LaporCovid-19 mencatat warga yang mendapatkan vaksinasi dosis pertama di Kabupaten Bekasi hanya mencapai 59,29%, Kabupaten Karawang 50,72%, Purwakarta sejumlah 50,72% dan Kabupaten Subang baru mencapai 29,87%.

Hal ini juga diperparah mengingat masih ada kabupaten/ kota di Jawa Barat yang masih kekurangan vaksin seperti di Tasikmalaya, Ciamis dan Pangandaran.

Pemberian vaksin kepada tenaga pengajar dengan alasan agar vaksin tidak kedaluwarsa justru menunjukan distribusi yang serampangan. Misalnya saja pembagian vaksin Moderna dan Pfizer yang hanya diberikan kepada wilayah yang telah memiliki infrastruktur rantai dingin yang baik.

“Padahal, pemerintah telah lama merencanakan program vaksinasi dan akan menggunakan dua jenis vaksin tersebut. Sudah selayaknya Kementerian Kesehatan perlu mempersiapkan logistik pendukung yang menunjang vaksin dengan penanganan khusus kepada daerah diluar kota Bekasi,” jelas LaporCovid.

LaporCovid-19 mendesak agar pemerintah segera mengevaluasi rencana Kota Bekasi untuk memberikan vaksin kepada tenaga guru dan pendidik. Jika tidak hal ini akan menjadi preseden buruk dan akan ditiru oleh pemerintah wilayah lain.