(Dokumentasi Komunitas Film Kupang)

(Dokumentasi Komunitas Film Kupang)

Komunitas Film Kupang (KFK) menggelar pemutaran film keliling untuk membangkitkan semangat penyintas badai Siklon Seroja. Mereka meyakini film yang mereka putar bakal menumbuhkan semangat bangkit dari bencana. 

Pemutaran film keliling ini dinamai Screening for Healing. Para sineas dari Komunitas Film Kupang (KFK) berkeliling dari desa ke desa untuk memutarkan film. 

Mereka telah mengumpulkan sebanyak 40 film pendek dari para sineas di seluruh Indonesia. Film-film tersebut telah didistribusikan oleh anggota KFK ke posko bencana yang tersebar di beberapa daerah. 

Film tersebut telah dikurasi, tema yang mereka pilih bercerita tentang bangkit bangkit dari bencana yang menerjang. Biasanya genre yang diambil adalah komedi dan keluarga.

“Film yang kami putar, biasanya yang bisa dipahami oleh semua kalangan dan film lainnya, akan kami simpan untuk program pemutaran selanjutnya. Biasanya kami terkendala dalam masalah bahasa daerah, karena buru-buru kami tidak bisa membuat subtitle. Makannya, film yang lain akan kami putar di program lanjutan,” ucap Yedi Letedara kepada tim hakasasi.id.

Ide pemutaran film keliling ini sendiri tercetus dalam pertemuan setelah bencana. Para anggota komunitas kembali ke markas besar mereka yang berlokasi di Jalan Gua Lourdes, kota Kupang. Sekretariat mereka atapnya hilang karena angin besar, lantas terbesit ide untuk ikut berkontribusi membantu teman-teman di sekitaran kota Kupang.

“Katong buat apa ya untuk teman-teman? Pasti banyak dari mereka yang terdampak lebih berat dari ini. Lalu dari situ, ide mengenai program Screening for Healing ini muncul. Kami kaget dan terharu karena respon masyarakat terutama para sineas di provinsi lain begitu besar ,”  ungkap Yedi

Pemutaran film keliling ini telah diselenggarakan dalam dua tahap di dua kabupaten yang berbeda. Tahap pertama berlangsung sejak tanggal 9 – 13 April 2021 di Kabupaten Kupang, tepatnya di SD Inpres Oesapa Kecil, gedung bekas Pabrik Kulit Noelbaki, Posko Pengungsian RT.03 TDM V, Posko Pengungsian Jalan Amanuban, dan Posko Pengungsian Gereja GMIT Eden Kisbaki.

Sedangkan pemutaran tahap kedua digelar pada tanggal 20 – 22 April 2021 di kabupaten Malaka, tepatnya di tiga lokasi berikut: Posko Bencana Tahak Debunaruk, Posko Desa Lawalu, Dusun Umatasi  dan Posko Desa Fahiluka, Dusun Bolan. 

“Kabupaten Malaka bukan jadi lokasi terakhir, kami berencana untuk melakukan pemutaran lanjutan ke Flores. Namun, saat ini kami masih menunggu kabar dari teman-teman di sana. Kami berharap, rangkaian program ini dapat membantu pemulihan keadaan psikologi masyarakat pasca bencana,” tutup dia