Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 menjadi catatan teranyar dalam bencana maskapai udara Indonesia. Data catatan kecelakaan udara di Indonesia sendiri sudah cukup panjang. APBN pun harus menanggung seluruh biaya pencarian, penyelamatan, hingga investigasi ditanggung oleh APBN seperti diamanatkan oleh perundangan. 

Celah untuk meringankan beban APBN ini dapat dilakukan dengan meminta jatah sebagian asuransi pesawat. Pasal  62 UU Nomor 1 Tahun 2009 tentang penerbangan, pihak maskapai bertanggung jawab untuk mengasuransikan: 1) Pesawat udara yang dioperasikan, 2) Personel pesawat udara yang dioperasikan, 3) Tanggung jawab kerugian pihak kedua, 4) Tanggung jawab kerugian pihak ketiga, dan 5) Kegiatan investigasi dan kecelakaan pesawat udara.

Selama ini hampir seluruh kecelakaan pesawat ditanggung negara tanpa ada penggantian sebagian biaya dari asuransi. Lantas sudah berapa banyak kecelakaan pesawat di Indonesia. Berikut beberapa daftarnya: