Mafia tanah tak pernah bekerja sendirian. Mereka bersekutu untuk merampas tanah orang yang berhak. Para aktor terus bekerja sama demi kelangsungan bisnis dan meraup keuntungan besar meskipun tak terhitung berapa banyak korban yang berguguran karena aksi mereka.

Bisnis penyerobotan tanah menjadi sebuah bisnis yang terorganisir. Founder Kantor Hukum dan HAM Lokataru Haris Azhar mewawancarai Ketua Dewan Nasional Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA), Iwan Nurdin dalam kanal youtube #NgeHAMtam mengungkap ciri para aktor mafia tanah. 

Perbincangan keduanya menyebutkan para penguasa diibaratkan sebagai seorang mafia jenis pertama yang melahirkan mafia jenis kedua (mereka yang menggerogoti dan mengakar dalam sistem pemerintah, mulai dari yang terkecil hingga paling besar). Lalu dalam prakteknya seperti apa ciri mafia tanah kini: